Dzikir merupakan amaliah yang sangat dianjurkan bahkan merupakan kewajiban bagi setiap orang yang beriman terhadap Tuhannya. Bahkan semua amalan yang fardu maupun yang sunnah , pada intinya adalah untuk selalu berdzikir( ingat ) kepada Allah dan mengharapkan rido Nya. Dan diharapkan bertambah pula keta’atannya. Contohnya sholat lima waktu. Bila sholat dilakukan dengan khusu , hati dan pikiran akan tertuju kepada Allah dan berharap akan memperoleh ridoNya. Maka setelah selesai sholat iman akan bertambah, sehingga hati akan mengajak untuk lebih taat lagi kepada Nya . Sehingga tercapailah ayat yang bebunyi ” Wa aqimisholaata , in nasholaata tanhaa ‘anil fahsyaai walmugkar, waladziqrulloohi akbar”( Dan dirikanlah sholat, karena sholat itu mencegah perbuatan keji dan munkar, dan dzikir(ingat) kepada Allooh itu lebih utama lagi). Jadi bukan semata-mata ritual sholatnya itu yang dapat mencegah perbuatan keji dan munkar, tapi dzikir(ingat) kepada Allah lah yang memyebabkan dapat mencegah perbuatan keji dan munkar,bahkan lebih ampuh dari pada sholat yang tidak khusu. Sebaliknya jika sholat dilakukan asal jadi, atau istilah lainya asal gugur kewajiban, maka setelah melakukan sholat tidak ada perubahan pada diri,bisa jadi sholat jalan-maksiatpun jalan. Tapi masih lumayan dari pada tidak sholat sama sekali, hanya perlu diperbaiki dengan sering berdzikir kepada Allah. Setidak-tidaknya dzikir lisan dulu nanti disusul dengan dzikir qolbu(hati/khofi). Jadi pendek katanya sholat merupakan bagian dari dzikir. Dzikir diperintahkan dalam Al-Qur’an dalam banyak ayat, diantaranya dalam Surat Al-Ahzab ayat 41-42 yang artinya : ” Hai orang-orang yang beriman! Berdzikirlah kamu kepada Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah padaNya diwaktu pagi maupun petang”. Dan dalam ayat yang lain dzikir dapat menambah dekatnya seorang hamba kepada Tuhannya . ” Berdzikirlah(ingat) kepada Ku, niscaya Aku akan ingat pula kepadamu ” ( Surat Al-Baqoroh 152 ). Dzikir dapat menghapus dosa. Dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai berikut :” Dan terhadap orang-orang yang banyak dzikir kepada Allah, baik laki-laki maupun wanita . Allah menyediakan keampunan dan pahala yang besar” (Surat Al-Ahzab 35 ). Dzikir dapat menentramkan hati orang yang melakukannya secara terus menerus, baik dengan lisan,maupun dengan hatinya. Kapanpun dan dimanapun Dalam surat Ar-Ro’d ayat 28 dipaparkan sebagai berikut : ” Yaitu orang-orang yang beriman, dan hati mereka aman tentram dengan dzikir kepada Allah. Ingatlah dengan dzikir kepada Allah itu , maka hatipun akan merasa aman dan tentram”. Dalam beberapa hadist disebutkan bahwa dzikir dapat membebaskan diri dari siksa Allah baik di dunia maupun di akhirat nanti . Tapi sebagian ulama menafsirkan bahwa yang namanya siksa itu nanti di akhirat, sedangkan yang terjadi di dunia itu hanya sebatas peringatan atau cobaan. Adapun Hadist yang menyatakan bahwa dzikir itu dapat membebaskan diri dari siksa Allah adalah Hadist yang diterima oleh Mu’adz ra, Rosulullah saw bersabda :” Tidak satupun amal yang dikerjakan anak cucu Adam yang lebih membebaskannya dari siksa Allah dari pada dzikir kepada Allah”( HR.Ahmad ). Hal ini sejalan dengan surat Al-Ahzab ayat 35 tadi diatas. Dengan dzikir akan memperoleh rahmat dan keterangan maksudnya ilmu, diterima dari Abu Hurairoh , Rosulullah saw bersabda : ” Tidak satu kaumpun yang duduk berdzikir kepada Allooh Ta’ala, kecuali mereka akan dikelilingi oleh Malaikat, akan diliputi oleh rahmat, akan beroleh keterangan, dan akan desebut-sebut oleh Allooh kepada siapa-siapa yang berada didekatNya.” (HR.Muslim) Yang dimaksud kaum disini adalah berjamaah ,dzikir yang dilakukan bersama-sama secara serempak. Sedangkan yang dimaksud siapa-siapa yang berada didekatnya adalah para Malaikat. Saking pentingnya dzikir bagi orang beriman, selain diperintahkan dalam Al-Qur an dan dianjurkan dalam beberapa hadist, Rosulullah memberikan ungkapan khusus dalam sebuah hadist yang diterima dari Abu Musa yang bunyinya “Perumpamaan orang-orang yang berdzikir kepada Allah dengan yang tidak, adalah seperti orang yang hidup dengan yang mati” (HR.Bukhori). Adapun adab berdzikir telah diatur dalam Al-Qur an Surat Al-A’raf ayat 205 yang bunyinya ” Dan dzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan tanpa mengeraskan suaramu, baik diwaktu pagi maupun dipetang hari, dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai”. Dibawah ini disajikan beberapa kalimat dzikir yang diambil dari beberapa petikan Hadist yang artinya sebagai berikut. Rosulullah saw bersabda : 1. Diterima dari Abu Hurairoh “Ada dua kalimat yang ringan diucapkan lisan, tetapi berat timbangannya dan disukai oleh Allah Yang Rahman, yaitu ‘Subhanallooh wabihamdihi subhanalloohil ‘adziim “.(HR.Bukhori,Muslim dan Turmudzi) 2. “Ucapan yang lebih disukai oleh Allah ada empat, tidak apa anda mulai dengan yang mana saja, yaitu ‘Subhanallooh, Walhamdulillaah, Wala ilaaha illallooh, Walloohuakbar”.(HR.Muslim) 3. Diterima dari Abdullah ” Pada malam saya diisro’kan, saya ketemu dengan Ibrahim. Katanya : ‘ Hai Muhammad ! Sampaikanlah kepada umatmu ! Dan terangkanlah kepada mereka bahwa surga itu subur tanahnya dan manis airnya, dan bahwa ia merupakan padang-padang yang terhampar luas, sedang kayu tanamannya ialah ‘Subhanallooh, Walhamdulillaah, Wala ilaha illallooh, Walloohu akbar,Wala haula walaa quwwata illa billaah’ .(HR.Thabrani) 4. Diterima dari Abu Hurairoh “Barang siapa membaca ‘Laa ilaha illallooh wahdahu laasyariikalah, Lahulmulku,Walahulhamdu,Wahua ‘alaa kulli syai-ingqodiir’ dalam sehari seratus kali, maka seolah-olah ia telah membebaskan sepuluh orang budak belian, dicatat untuknya seratus kali kebajikan, dihapus seratus kejahatan dan diberikan kepadanya tangkal terhadap setan dalam waktu sehari itu sampai sore, dan tak seorangpun yang mengungguli amalannya itu kecuali orang yang membaca lebih banyak dari itu. Dan barang siapa membaca ‘Subhanalloh wabihamdihi’ dalam sehari seratus kali hapuslah segala dosanya, walau sebanyak buih dilautann sekalipun.” ( HR.Muslim,Turmudzi,Nasai ). 5. Diterima dari Juairiah ra. Bahwa Nabi saw. Pergi keluar meninggalkannya, kemudian kembali setelah matahari naik, sedang ia masih duduk, maka tanya nabi ” Engkau masih dalam keadaan seperti yang saya tinggalkan tadi juga ?” “Memang” ujarnya. Maka sabda Nabi pula ” Setelah meninggalkanmu tadi saya telah mengucapkan empat kalimat sebanyak tiga kali yang seandainya ditimbang dengan apa yang telah engkau baca semenjak tadi pagi, maka tidak akan kurang beratnya ! yaitu : Subhanallooh wabihamdihi ‘adada kholqihi waridoo a nafsihi wazinata arsyihi wamidada kalimaatihi” (HR.Muslim,Abu Daud) Catatan : Dibaca tiga kali saja bisa mengungguli bacaan yang berjam-jam apalagi kalau dibaca seratus kali seperti tasbih yang lain atau lebih. 6. Pada suatu hari Rosulullooh datang kepada seorang perempuan yang sedang tasbih kepada Allah dengan menggunakan biji-biji atau kerikil untuk menghitungnya . Maka sabda Nabi saw “Mari saya terangkan padamu yang lebih gampang – atau katanya yang lebih baik dari pada ini, yaitu ‘Subhanalloohi ‘adada maa kholaqo fissamaa i ,Wasubhanalloohi ‘adada maa kholaqo fil ardi, Wasubhanalloohi ‘adada maa kholaqo baina dzaalik, Wasubhanalloohi ‘adada maa hua khooliq’ , kemudian Alloohu akbar seperti itu, kemudian Alhamdulillaah seperti itu, dan Laa ilaaha illallooh seperti itu, dan Laahaula walaa quwwata illaa billaah seperti itu pula”.(HR.Hakim,Muslim) 7. Diterima dari Abu Hurairoh ” Barang siapa mengucapkan diwaktu pagi dan sore : ‘Subhanallooh wabihamdihi’ seratus kali, maka pada hari kiamat tak seorangpun yang lebih unggul amalannya dari padanya, kecuali orang yang mengucapkan sebanyak yang diucapkannya itu atau lebih” .(HR.Muslim) Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat dzikir yang dianjurkan Rosul, namun yang lebih penting MENGAMALKANNYA. Rasanya mubadzir banyak tahu tapi tidak diamalkan. Karena ilmu akan bermamfaat jika diamalkan. Selamat mengamalkan . Assalamu ‘alaikum waroh matulloohi wabaro kaatuh. Salah satu contoh dzikir yang mudah dilakukan untuk mencari ridho Alloh dan sifat ikhsan ( merasa benar-benar sedang diperhatikan oleh Allah saat berzikir serta merasakan kebahagiaan yang tidak ada tandingannya )dalam dzikir bagi yang khusu dalam dzikirnya atas izin Alloh : Lakukan sholat sunat dua rakaat,duduk bersila atau seperti duduk tahiyyat awal sambil tetap menghadap kiblat,tarik nafas pelan-pelan,tenangkan pikiran dan niyatkan dalam hati untuk mendapat ridho Alloh. Cobalah konsentrasi pada apa yang sedang dibaca sambil dihayati artinya. Dzikir pembuka : 1. A’uudzubillaah himinas syaitoon nirrojiim 2. Bismillaah hirrohmaan nirrohiim 3. Minimal 5 surat dari Alqur-an ( surat Fatihah,Al ikhlas,Al falaq,An naas,Al kafiruun ) tambahkan dua ayat terakhir dari surat Al baqoroh. 4. Astagfirullooh hal ‘adziim alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih 3X 5. Alloohulaa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minad doolimiin 3X 6. Alloohumma innaka ta’lamu sirrii wa’alla niyati faqbal ma’dirotii wata’lamu haajaatii fa’a tinii su uulii wata’lamu maafii nafsii fagfirlii dzunuubii Alloohumma innii as aluka iimanan yubaa shiru qolbii wayaqiinan shoodikon hatta a’lamu annahu laayusiibanii iilaa maa katabtahu ‘alayya warridoo bimaa qosamtahulii yaa Dzaljalaali wal iqroom 3X 7. Allohumma anta Robbii laa ilaaha illaa anta kholaqtanii wa anaa abduka wa anaa ‘alaa ahdika wawa’dika mastato’tu a’uudzubika min syarri maa shona’tu abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidambii fagfirlii fa innahu laayagfirud dunuuba illaa anta 3X 8. Rodiitu billahi Robbaa wabil Islaami diinaa wabi Muhammadin shollalloohu ‘alaihi wasallam nabiyyaw warosuula 3X 9. Membaca sholawat( sholawat yang mana aja ) Dzikir utama : Pilih salah satu dari dzikir dibawah ini : 1. Subhanallooh wabihamdihi subhanalloh hil ‘adziim ( minimal 100X ) 2. Subhanallooh wabihamdihi ‘adada kholqihi waridoo a nafsihi wazinata ‘arsyihi wamidada kalimaatihi ( minimal 100X ) 3. Subhanallooh walhamdu lillaah walaa ilaaha illallooh walloohu akbar walaa haula walaa quwwata illaa billaah ( minimal 100X ) 4. Laa ilaaha illallooh wahdahu laa syariikalah lahulmulku walahul hamdu wahua ‘alaa kulli syai-ing qodiir ( minimal 100X ) Dzikir penutup isi dengan do’a Dengan melakukan dzikir diatas dengan khusyu,niscaya atas izin Allah akan mendapatkan pengalaman yang lain saat berdzikir. Selamat menoba….