Banyak sekali artikel-artikel mengenai penghematan BBM ini, mulai dari menambahkan boster pada pengapian, sampai metoda electrolisa ini.
Gambar disamping adalah salah satu model Electrolizer yang dapat menghemat penggunaan BBM pada kendaraan bermotor hingga 100% lebih dan meningkatkan performa kendaraan hingga 20%.

Diagram sederhana Electrolyzer :

Alat yang disebut electrolizer ini menghasilkan HHO (2 part Hydrogen + 1 Oxygen) gas yang sangat mudah terbakar yang kemudian HHO ini dimasukan ke intake manifold pada kendaraan bermotor. Dengan adanya campuran BBM + HHO yang kaya ini memungkinkan pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga BBM menjadi efisien.

Sebenarnya teknologi ini sudah lama ada penemunya adalah Dr. Yule Brown maka sering disebutnya sebagai brown’s gas dan sudah banyak yang mencoba membuatnya baik di luar negeri maupun di indonesia , seperti di Jokjakarta adalah Bapak Joko beliau juga membuat generator electrolyzer ini dan telah menerapkanya ke lebih 1000 kendaraan di Jogja bahkan beliau mengatakan bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih detail dan ingin membuatnya beliau dengan senang hati akan memberi tahu bagaimana cara membuatnya.

Selain untuk kendaraan berbahan bakar premium, alat ini juga dapat di gunakan pada kendaraan bermesin Diesel yang berbahan bakar solar.
Berminat menghemat BBM kendaraan anda? mungkin artikel ini bisa menjadi inspirasi anda.
Atau kalau anda ingin tahu cara membuatnya lebih detail anda dapat men-donwload di http://www.free-energy-info.co.uk/Hotsabi.pdf atau http://smacksboosters.110mb.com/Smack.pdf

Yang perlu diperhatikan :
1. Air menggunakan air aki botol biru ( bukan ACCU ZUUR) atau air suling / Aquades / Air laut.
2. Bahan kimia yang dipakai untuk campuran air sebagai katalis adalah : KOH (Kalium Hidroksida) / Ca(OH)2 / Baking Soda jika sulit didapat anda dapat bereksperimen menggunakan Garam dapur (tidak direkomendasi karena garam bersifat korosif)
3. Tuangkan air terlebih dahulu (aliran listrik / accu sudah terpasang) baru masukan bahan kimia (KOH) sedikit demi sedikit hingga terjadi proses elektrolisa (seperti air mendidih) dari pengalaman air satu liter cukup dengan 1 sendok teh kecil , gunakan kaca mata karena KOH ini sangat berbahaya bila terkena mata.
4. Plat untuk Anoda & katoda berbahan Stainless stell yang tidak melekat pada magnet ini adalah bahan yang paling kuat dan aman (silahkan tes menggunakan magnet) Misal : Sendok/garpu stainless stell / Pengaris yang terbuat dari stainless stell (saya menggunakan material ini)
5. Elektroda positif dan electroda Negatif hanya berdekatan saja tidak saling menyentuh / berhubungan
6. Gunakan Relay untuk penyambunganya seperti gambar tertera dan berilah sekring pengaman +/- 5~15 Ampere
7. Gunakan 2 buah botol / tabung seperti gambar diagram dibawah, tabung ke dua air diisi air suling 1/3 saja (jangan terlalu penuh).
8. Jika anda membuat dari bahan pipa PVC berilah water level (gambar terlampir) supaya banyaknya air selalu terpantau.
9. Selain dipasang di manifold selang dapat juga dipasang / dimasukan di antara Carburator dan saringan udara (biasanya selang dari karet), atau dicabang dua dan dimasukan di ke dua bagian (intake manifold dan selang saringan udara sekaligus).
10. Untuk sepeda motor lebih baik gunakan aliran listrik dari Spull (ac) yang disearahkan terlebih dahulu menggunakan Dioda Bridge 10A (4 kaki) dan tambahkan lampu +/- 5 ~ 35Watt (silahkan bereksperimen) sebagai pengaman atau bisa juga dijadikan sebagai indikator katalis karena jika katalis kurang lampu akan menyala redup. (lihat gambar dibawah)
Berikut beberapa contoh model Generator Electrolizer.

Generator sederhana menggunakan botol kecap (gambar atas).

di dukung oleh BBM

About these ads