( Dikutip dari berbagai sumber ) Buah naga disebut juga : Kaktus Manis, atau Kaktus Madu terbilang buah yang baru dikenal di Indonesia. Buah naga ini mulai dikembangkan di tanah air, serta memiliki peluang besar untuk disebarluaskan.Buah naga termasuk dalam keluarga tanaman kaktus dengan karakteristik memiliki duri pada setiap ruas batangnya.
Setiap negara memunyai sebutan yang berbeda terhadap buah ini, misal :
Feuy Long Kwa (Cina),
Thanh Long atau Clever Dragon (Vietnam),
Kaew Mangkorn (Thailand),
Shien Mie Kuo (Taiwan),
Pitahaya (Mexico),
Melano (Hawai),
Rhino Fruit (Australia). Sedangkan secara internasional buah disebut Dragon Fruit.
Buah Naga, Kaktus Manis, Kaktus Madu ( Indonesia )
Asal tanaman Buah Naga :
Sebagian besar sumber menyatakan bahwa aslinya berasal dari Meksiko, Amerika Selatan. Konon disebut buah naga, karena seluruh batangnya yang menjulur panjang seperti layaknya naga. Dalam perkembangannya, tanaman ini kemudian dikembangkan di Israel, Thailand dan Australia.
Asalnya hanyalah buah hutan yang tidak dimakan, tetapi, setelah dibawa oleh orang Perancis ke China, ia berubah nama menjadi buah naga, kemudian ditanam secara meluas di Vietnam sebelum berkembang ke Asia termasuk Malaysia. Buah naga yang semula tidak boleh dimakan karena dianggap makanan dewa dan tidak ada perhatian di negara asalnya, sekarang terkenal di seluruh dunia malahan menjadi hidangan eksklusif dalam pesawat terbang dengan jus buah naganya.
Tahun 2001 buah ini hanya dikembangkan di Israel, kemudian Australia, Thailand dan Vietnam, tetapi sekarang sudah mulai merambah pasaran Indonesia.
Saat ini Vietnam dan Thailand merupakan pemasok buah naga terbesar di dunia. Namun permintaan yang bisa dipenuhi baru 50 % saja. Sementara di pasar lokal, kendati masih sedikit, buah naga lokal juga sanggup bersaing dengan buah naga impor.
Buah ini sekarang mulai tersedia di toko buah dan pasar swalayan dan sejumlah perkebunan melirik komoditas ini lantaran budidayanya mudah dan prospek ke depan cerah dibanding buah lainnya.
Di Indonesia, buah naga ini masuk ke tanah air mencapai 200-400 ton/tahun asal Thailand dan Vietnam.
Jenis buah naga ada empat macam, pertama buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus).
Buah naga dikembangkan di Malaysia
Di Malaysia, Buah Naga dibudidayakan pertama kali oleh Chan Weng Chuen. Berlokasi di Pahang, sejak lima tahun lalu. Setelah Chan, 41, mempelajari tanaman yang sangat popular di Taiwan serta beberapa negara Indochina, terutama Vietnam.
Sejak itu, seorang pengelola pusat karaoke ini tertarik untuk mencoba mengusahakan tanaman itu secara komersial. Dia kemudian pergi ke Taiwan untuk mengikuti kursus selama sebulan berkaitan penanaman buah naga yang juga dikenal dengan nama Cereus ini. Dengan modal awal RM100,000, Chan memulai penananam seluas 1.6 hektar di Lepar, Pekan dengan menggunakan benih stek yang diperolehi dari Taiwan.
Menurutnya, setahun berikutnya, semua tanaman mulai berbuah dan setahun kemudian dia berjaya memperoleh kembali modal awalnya. Kejayaan itu mendorong Chan membuka tiga buah ladang lagi, masing-masing seluas 1.6 hektar di Pulau Manis, juga di Pekan dan di Panching serta Kampung Batu.
Buah-buah naga itu dieksport ke Singapura dua kali sebulan dengan jumlah 3 ton setiap pengiriman, selain memasarkannya di sekitar kota dan Kuala Lumpur.
Chan dapat menghasilkan 10,000 buah bernilai kira-kira RM45,000 pada tahun kedua setelah penanaman. Dia yakin jumlah itu akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.
Ada dua jenis tanaman buah naga yang ditanam di ladangnya iaitu jenis isi berwarna putih dan isi berwarna merah yang ternyata paling sesuai dengan cuaca di Malaysia serta sangat diminati penggemarnya.
Menurut Chan buah naga isi merah adalah spesies yang paling sesuai dan bermutu untuk ditanam secara besar-besaran karena rasanya lebih manis dan berair serta harganya jauh lebih tinggi daripada spesies lain.
Buah naga isi merah beratnya mencapai 1 kg dengan harga pasaran sekitar RM10 hingga RM12 tiap kilogram, sedangkan harga buah naga isi putih yang rata-rata beratnya sekitar 500 gram dan harganya sekitar RM6 per kilogram.
Selain buahnya, buah naga juga menghasilkan bunga yang cantik yang hanya kembang pada waktu malam.Bunganya mampu bertahan selama seminggu tanpa disiram, di Kuala Lumpur banyak restaurant yang menyajikan sayur kelopak bunga Buah Naga.
Cerita masuknya buah naga ke Indonesia
Di Indonesia sendiri Buah Naga baru masuk sekitar tahun 2000 dan dibudidayakan untuk pertama kalinya oleh Joko Rainu Sigit, seorang warga Delangu, Klaten, Jawa Tengah.
Ia mendatangkan sekitar 250 benih tanaman ini dari Thailand. Selama 2 tahun.
“Saya melihat tanaman ini pertama di Israel, dan waktu itu ada teman dari Thailand pulang membawa bibitnya dan terus dikembangkan di negaranya sendiri sampai sekarang,” kata Djoko Raino Sigit yang juga sarjana biologi Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).
Kemudian tahun 1997 Joko Raino Sigit datang ke Thailand dan melihat tanaman buah naga yang bibitnya pernah dibawa dari Israel itu bisa berkembang baik.
Mahasiswa asal Thailand yang kuliah di luar negeri biasanya setiap pulang diwajibkan membawa tanaman yang di negaranya tidak ada dan tanaman-tanaman yang ada itu juga sulit untuk bisa dibawa keluar.
“Untuk mendapatkan bibit buah naga dari Thailand ini juga perlu perjuangan yang panjang, tidak semudah di Indonesia bibit tanaman apa saja sepertinya dibiarkan saja dibawa orang keluar negeri,” ujarnya.
Dia baru berhasil mendapatkan bibit buah naga tersebut setelah melakukan kerjasama dengan teman yang ada di Kedutaan Indonesia di Bangkok.
“Waktu itu saya bisa membawa pulang satu koper bibit buah naga berbentuk stekan pohonnya dan setelah tiba dirumah terus dicoba ditanam dan dikembangkan sampai sekarang,” ujarnya.
Bibit yang dibawa pulang ke tanah air itu jenis buah naga daging putih seperti dikembangkan di Thailand dan Vietnam.
Buah naga daging putih kulitnya merah dan sangat kontras dengan daging putih yang ada di dalamnya. Di dalam daging itu bertebaran biji-biji hitam. Jenis ini banyak dijumpai di pasar lokal maupun mancanegara, bobot rata-ratanya 400-500 gram.
Buah jenis ini bercitarasa manis bercampur masam segar, mempunyai sisik atau jumbai kehijauan di sisi luar, serta kadar kemanisannya tergolong rendah dibandingkan buah naga jenis lain, yakni 10-13 briks.
Joko Raino Sigit pengusaha Buah Naga pertama di Indonesia
Sampai sekarang sudah tujuh tahun lebih, Joko Raino Sigit yang juga lulusan S2 teknik lingkungan UNS itu mengembangkan tanaman buah naga, dia mengaku dibantu istrinya, Ny Endang Susilowati, SPd.
Dalam usahanya yang tanpa kenal menyerah dan putus asa dari bibit berbentuk stek satu koper itu dalam jangka waktu tujuh tahun telah bisa dikembangkan menjadi kebun buah naga seluas 17 hektare di Desa Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dan ratusan tanaman buah naga di dekat rumah sebagai kebun percontohan di Delanggu, Klaten, Jawa Tengah.
Tiap pohon umur satu tahun minimal bisa menghasilkan buah tiga kilogram, sementara harga dijual di tempat Rp27 ribu/kilogram, dan kalau sudah sampai toko buah atau pasar swalayan antara Rp35 ribu sampai Rp40 ribu/kilogram.
Tanaman buah naga yang dikembangkan ini satu tahun bisa berbuah tiga kali, dan produksinya bisa terus meningkat, asalkan dirawat dengan baik dan tidak tercemar udara dari perusahaan. Lahan seluas satu hektar bisa ditanami 6.000 pohon, katanya.
Berawal dari budidaya tanaman buah naga, Joko Rainu Sigit kini menjadi peladang bisnis. Tidak hanya buahnya, tapi juga permintaan bibitnya melesat pesat. Tahun 2002 Joko mengaku investasi tanaman buah naga ini sudah mengalami titik impas atau break even point, 2 tahun setelah ditanam tahun 2000.
Cukup mengiurkan memang bisnis buah naga ini. Dalam tahun pertama, petani buah naga bisa memanen hasilnya. Rata-rata untuk 5 batang tamanan bisa menghasilkan 20 kilogram buah naga dan setiap kilogramnya dijual seharga 40 ribu rupiah pada tahun 2004.
Sesuai dengan hukum pasar, pasokan yang terbatas membuat harganya mahal. Satu kilogram rata-rata dijual Rp 40.000 dan isinya hanya dua buah.
Buah yang menyerupai alpukat tetapi bagian dalamnya berwarna merah dan kuning berbintik itu kalau dimakan enak, tak terlalu manis, dan segar sekali kalau dimasukkan ke lemari es lebih dulu.
Pada umumnya buah naga dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai pelepas dahaga. Hal ini karena kandungan airnya yang sangat tinggi sekitar 90 an persen dari berat buah yang rata-rata mencapai 1/2 sampai 1 kilogram, rasanya cukup manis karena kadar gulanya mencapai 13-18 briks.
“Buah naga yang masuk ke Indonesia hampir setiap tahunnya mengalami peningkatan, akan tetapi buah naga lokal tetap diminati oleh pasar, selain itu prospek pasar ekspor pun dianggap cukup menggiurkan,” kata Djoko Raino Sigit,M.Si .
Buah naga yang sangat cocok ditanam di lahan kering, dan dalam sekali tanam usianya bisa bertahan sampai 20 tahun.
Ada sekitar 12 instansi pemerintah dari seluruh Indonesia telah meninjau kebun miliknya dan berminat mengembangkan komoditas itu.
Salah satu daerah di luar Jawa yang telah mengembangkan buah naga adalah Makassar. Mereka memperoleh bibit dari Djoko yang siap melayani. Di kebunnya tersedia sekitar 100 ribu bibit siap tanam.
Di Jateng yang telah melakukan penanaman dalam areal belum begitu luas adalah Dieng, Wonosobo,” tutur Djoko.
Banyak petani yang melirik
Hingga kini sudah cukup banyak petani yang melirik jenis tanaman buah ini, dan bahkan dari kalangan lembaga perguruan tinggi juga sudah banyak yang meminta dikirimi bibitnya untuk bahan penelitian.
Joko Raino Sigit mengatakan dari permintaan bibit yang telah dikirim itu kepada IPB dan saat ini sedang ditanam untuk dipelajari perlakuan buah naga ini.
Dia mengakui permintaan akan bibit itu cukup banyak, tetapi belum bisa dilayani semuanya, dan beberapa waktu lalu dari Malaysia juga minta satu kontiner untuk dikirim.
“Permintaan bibit satu kontiner dari Malaysia itu saya tolak, karena ini bukan cita-cita saya, memang saya juga butuh uang, tetapi saya akan lebih bangga kalau bisa menyejahterakan bangsa kita sendiri,” ujarnya.
Joko Raino Sigit yang mempunyai obsesi mengangkat derajat kaum petani itu meminta kepada pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada tanaman-tanaman yang ada di Indonesia dan agar dicegah apabila dibawa keluar negeri.
Jepara Tertarik Kembangkan Buah Naga
Kabupaten Jepara berencana mengembangkan tanaman buah naga (dragon fruit). Karena sifat tanah daerah itu yang sebagian berpasir sangat cocok ditanami buah tersebut.
”Komoditas itu mempunyai prospek bagus dan pasarnya masih terbuka lebar,” ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Jepara Drs Totok Sutarto MM ketika meninjau kebun buah naga milik Djoko Raino Sigit di Desa Delanggu Baru, Kecamatan Delanggu, Klaten, baru-baru ini.
Menurut dia, 50% tanah di Jepara mengandung pasir sehingga memenuhi syarat ditanami buah naga. Salah satu wilayah yang diharapkan bisa untuk pengembangan tanaman itu adalah Pulau Karimunjawa. ”Tanah di sana (Karimunjawa-Red) sangat cocok ditanami buah naga,” jelasnya.
Sebelum ditanam pada areal yang luas, pihaknya akan membeli bibit dan kemudian ditanam di kebun percobaan. Setelah diketahui hasilnya bagus baru dikembangkan pada lahan yang luas. Di Pulau Karimunjawa tersedia areal yang sangat luas.
Bersama staf berjumlah sekitar 25 orang Totok meminta banyak penjelasan dari pemilik kebun, Djoko Raino Sigit yang telah mengembangkan komoditas itu sejak 1997.
Kulonprogo berhasil kembangkan buah naga.
Sekitar 2.520 bibit tanaman buah naga putih akan dikembangkan di lahan pasir oleh warga masyarakat transmigrasi Ring 1 di Desa Bugel Kecamatan Panjatan. Bibit tanaman buah naga tersebut merupakan bantuan dari Misi Teknis Pertanian Taiwan sebanyak 600 batang dan dari Pemkab Kulonprogo yang dianggarkan melalui APBD 2005 sebanyak 1.920 batang.
Sebanyak 600 batang bibit tanaman buah naga dari Misi Teknis Pertanian Taiwan sudah diserahkan kepada warga transmigran Ring 1. Bantuan yang diberikan hanya berupa bibit sehingga untuk pupuk dan pembuatan tajar diusahakan secara swadana oleh warga transmigran Ring 1 yang menerima bantuan.
Bantuan dari Taiwan itu sudah kami terima sebanyak 600 batang. Penyerahan bantuan tahap pertama diserahkan sebanyak 400 batang. Sebanyak 200 batang yang sempat hilang di pembibitan sebelum bantuan diserahkan kepada warga transmigran, sudah diganti oleh pihak pemberi bantuan bibit. Kata Rismono, Ketua RT 43 warga Transmigrasi Ring 1 di Desa Bugel,
Menurutnya, warga transmigrasi Ring 1 di Desa Bugel, Kecamatan Panjatan sebanyak 100 KK (kepala keluarga) yang dibagi menjadi lima RT. Setiap RT menerima bantuan bibit sebanyak 120 batang atau sebanyak 30 tajar. Untuk setiap tajar berisi 4 batang tanaman buah naga
Warga transmigrasi Ring 1, jelas Rismono, memang pernah menerima pelatihan budidaya tanaman buah naga dari Taiwan. Sebelum bibit bantuan tersebut ditanam di perkebunan milik warga, saat ini warga sedang mempersiapkan tajar yang terbuat dari beton. “Setiap KK mendapat 12 bibit tanaman buah naga atau tiga tajar. Untuk pengadaan tajar, dua tajar merupakan pinjaman dari Dinas Pertanian dan Kelautan Kulonprogo sedangkan yang satu tajar mencoba menggunakan tanaman hidup,” tambahnya.
Kasubdin Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian dan Kelautan Kulonprogo (Diperta dan Laut) Kulonprogo Ir Agus Langgeng Basuki, dalam kesempatan terpisah menjelaskan, selain menerima bantuan bibit tanaman buah naga dari Taiwan sebanyak 600 batang, warga transmigran juga menerima bantuan bibit tanaman buah naga dari Pemkab Kulonprogo sebanyak 1.920 batang. Jenis bibit sama dengan bantuan bibit dari Taiwan.
Menurutnya, bantuan dari Pemkab Kulonprogo, selain bibit tanaman buah naga putih, juga bantuan biaya pembuatan tajar dari semen sebanyak 480 biji dan pupuk kandang 9.600 kg.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyambut baik sehubungan para petani saat ini telah mulai melakukan diversifikasi tanaman yang lebih menguntungkan dan meningkatkan pendapatannya demi kesejahteraan keluarga dan anak cucunya.
Pernyataan tersebut disampaikannya ketika meninjau Budidaya Tanaman Buah Naga yang berlokasi di Dusun Sanggrahan, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo (Kamis, 24 Februari 2005) yang didamping wakil gubernur DIY Paku Alam IX,Asisten II Bidang Fasilitasi dan Investasi.DR.Ir.Sunyoto Dip.HE DEA, Bupati Kulonprogo Drs.toyo Santoso Dipo dan pejabat instansi terkait.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kabupaten Kulonprogo.Ir.Djoko Yuwono Budidaya Buah Naga yang dirintis sejak Bulan Oktober 2003 yang semula hanya 15.480 batang Jenis Buah Naga warna putih hingga Februari 2005 ini telah panen 4 kali mencapai hasil 1226 kilogram/1,2 Ton. Adapun Buah Naga ini terdapat 3 macam Jenis Buah Naga warna Kuning,Buah naga Warna Merah, Buah naga Warna Putih. Buah Naga warna Kuning inilah yang nilai jualnya paling tinggi di Supermarket mencapai hingga harga Rp.50.000 /kg nya sedang yang warna merah mencapai harga Rp.45.000 dan warna putih mencapai Rp.30 .000,-
Sementara itu Kasubdin tanaman pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Kelauatan Kulonprogo Agus Langgeng Basuki yang juga sebagai penanggung jawab Uji coba tanaman Buah naga di Kalibawang menjelaskan bahwa awal mula bibit Buah Naga ini di peroleh dari Jawa Timur dan tanaman ini cocok dikembangkan didaerah 0 s/d 400 meter ketinggian dari permukaan laut. Untuk di daerah Kalibawang yang luasnya 3 hektar ini ditanam jenis Buah naga warna putih dan ternyata hasilnya sangat bagus. Adapun Investasi tahap I sebsar Rp.400 juta dan seterusnya tahun ke II pemeliharaan memerlukan beaya Rp 10 Juta.Dengan demikian lanjut Agus Langgeng ditargetkan pada tahun 2006 nanti akan mencapai BEP dan tahun 2007 akan memperoleh keuntungan bersih sampai dengan umur tanaman 20 tahun.
Sedangkan untuk pemasaran saat ini baru mampu mencukupi kebutuhan untuk Semarang,Surabaya dan Jakarta serta Jogja belum mampu eksport karena untuk konsumsi dalam negeri saja masih kekurangan stok. Mengingat hasilnya sangat menjanjikan Gubernur DIY Hamengkubuwono X berharap dan sangat gembira bahwa di kabupaten Kulonprogo khususnya di Kalibawang ini telah dikembangkan tanaman perkebunan komoditi yang baru selain buah Durian dan manggis dan bisa dikembangkan lagi pada tanaman buah yang lainnya.
Dengan demikian kedepan para petani khususnya dan masayarakat Kulonprogo pada umumnya pendapatannya akan meningkat sekaligus akan berdampak pada kesejahteraan keluarganya. Diakhir sambutannya pada dialog dengan petani Buah naga di Kulonprogo Gubernur DIY Hamengkubuwono X mengharapkan percontohan penanaman Buah Naga di Kalibawang ini setidaknya memberikan dampak positif bagi petani yang lainnya untuk mengembangkan tanaman yang lebih menguntungkan bagi para petani untuk ditanam ditegalan,sawah maupun halamannya atau melakukan pemilihan-pemilihan jenis tanaman agar pendapatan keluarga lebih meningkat.
Seusai meninjau Budidaya buah naga di kalibawang dalam kunjungan kerjanya di Kulonprogo Gubernur DIY hamengkubuwono X berkesempatan panen Jagung unggul Hibrida jenis P 11,P21 dan NK 22 dan NK 33 di Dusun Paingan,Pengsih Kulonprogo seluas 7 hektar milik kelompok Tani Bina mandiri diatas tanah pinjaman PPSJ Paingan Kulonprogo. Ketika dialog dengan Anggota Kelompok Tani Bina Mandiri Kulonprogo Gubernur DIY Sri Sultan hamengkubuwono X berpesan bahwa setelah para petani telah mampu meningkatkan produksi dan pendapatannya dengan jagung varitas unggul hibrida diharapkan para petani anggota Kelompok Tani harus mempunyai simpanan tabungan dikelompknya. Jangan setelah merasa panen pendapatannya berlebih/atau mempunyai keuntungan berlebih kemudian melakukan Mo Li Mo. Kalau hal tersebut dilakukan para petani akhirnya hanya percuma saja, pendapatan bertambah tidak akan ada manfaatnya bagi keluarganya kalau tetap melakukan Mo Li MO. Untuk itu hamengkubuwono X dengan tegas minta kepada para petani untuk tidak melakukan Mo li Mo yang kalau hal itu dilakukan hanya akan menyengsarakan keluarganya saja.
Dari kulonprogo.go.id diperoleh informamsi bahwa produksi Buah Naga Belum Capai Target. Hasil produksi buah naga di Kabupaten Kulonprogo, yang dikembangkan sejak tahun 2003, hingga kini belum mampu memenuhi target. Pada tahun 2004, produksi buah naga yang dikembangkan di Kecamatan Kalibawang, hanya mampu memberikan pemasukan bagi PAD sebesar Rp 3 juta dari target Rp 48 juta. Sedangkan tahun 2005, buah naga ditargetkan dapat menyumbang PAD sebesar Rp 186 juta. Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kulonprogo, Ir H Djoko Yuwono didampingi Kasie Bina Usaha, Ir Widiastuti, Jumat (29/4) membenarkan hal itu. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab tidak tercapainya target itu, salah satunya panen yang belum serempak sehingga belum optimal. Menurut Djoko, dari tanaman buah naga seluas 3 hektar yang ada baru sekitar 20 persen yang telah berproduksi. “Hingga saat ini sudah dilakukan 17 kali petik dengan total produksi 2.569,7 kg. Pada tahun 2004 dilakukan 5 kali petik dengan produksi 664,5 kg dan pada Januari 2005 hingga kini telah dilakukan 12 petik dengan produksi 1.905,2 kg,” terangnya. Dari hasil panen tahun 2004 senilai Rp 3 juta masuk pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) sedang Rp 3,29 juta digunakan untuk angsuran pinjaman ke PT Jala Sutra Nusantara (PT JSN). Jumlah pinjaman Pemkab ke PT JSN ini sekitar Rp 101 juta dan saat ini dalam taraf angsuran. Sedang hasil panen tahun 2005, sebagian disetor ke kas daerah yaitu Rp 4,5 juta dan sebagian untuk membayar angsuran ke PT JSN. Terkait dengan target pencapaian yang terlalu tinggi, Djoko menyatakan bahwa sesuai prediksi awal panenan akan serentak dipanen. Namun karena penanaman tidak serempak maka panenannya juga tidak bisa bersamaan sehingga hasilnya tidak maksimal. Diharapkan tahun 2005 ini semua dapat dipanen secara serempak. “Sebenarnya kami ingin melakukan penyemprotan pemicu buah, namun karena pihak PT JSN meminta agar dilakukan secara alamiah dengan pupuk organik (pupuk kandang), maka kami hanya bisa menuruti apa kemauan dari mitra kerja tersebut,” terangnya. Pemasaran buah naga selain kepada PT JSN, juga dilakukan dengan penjualan langsung ke pengelola kebun buah naga. Bila masyarakat yang ingin membeli buah naga bisa langsung ke kebun buah naga di Kalibawang.
Kasiat buah naga :
1. mujarab menurunkan kolesterol
2. Untuk penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker, pelindung kesehatan mulut
3. pencegah pendarahan, dan obat keluhan keputihan.
4. mencegah kanker usus, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, menguatkan daya kerja otak, meningkatkan ketajaman mata, serta sebagai bahan kosmetik.
5. Mengobati sembelit, Mengobati Hypertensi, Memperhalus kulit wajah
Di dukung oleh Herbal
Juli 3, 2008 at 8:13 pm
pak penyemaian buah naga dari biji apakah hasilnya dengan cara di stek..?
Desember 15, 2010 at 7:55 pm
di setek bisa, tanahnya rada sedikit pasir.
Juli 3, 2008 at 8:15 pm
saya berada di bontang-kalimantan timur
Juli 4, 2008 at 8:01 am
pada dasarnya sama saja penyemaian buah naga dengan biji atau stek, tapi pada umumnya di tanam dengan stek.
untuk stek di butuhkan bahan batang tanaman dengan panjang 25 – 30 cm yang ditanam dalam polybag dengan media tanam berupa campuran tanah, pasir clan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
Setelah bibit berumur ? 3 bulan bibit siap dipindah/ditanam di lahan
Agustus 2, 2008 at 10:13 pm
BU Menjual Bibit Buah Naga Harga Murah
Menjual Bibit Buah Naga Daging Putih Harga Murah Hanya Rp. 5000/ Batang (Sudah Termasuk ongkos Kirim). Syarat Pembelian Khusus untuk Pembelian Minimal 1000 Bibit Rp. 5000/ Batang (HARGA GROSIR). Bibit memenuhi standar mutu sebagai bibit unggulan, Jenis Varietas Unggul, Asal Bibit Stek, Tinggi bibit Kurang Lebih 25 cm, Dan Bibit diambil dari pohon induk Yang telah berumur 7 – 8 tahun. * Siap Kirim Ke Seluruh Wilayah Di Indonesia .
Utk Pemesanan Hub. Drs. Sutriono (0852 696 03339). *Kodya Bandar Lampung.
PEMBAYARAN : >> Transfer ke rekening Dengan mentransfer ke No. Rekening 1140004873272 Bank Mandiri atas nama SUMARTIN setelah Anda mentransfer, lalu Konfirmasikan dan kirimkan nama, dan alamat lengkap Anda melalui SMS atau Telp. Ke 0852.696.03339. Dan kami akan segera kirimkan pemesanan anda. Segera lakukan pemesanan Kesempatan Terbatas .
Februari 25, 2009 at 11:04 pm
Menjual Buah Naga dan Bibit Buah Naga ( Makassar )
Sampai saat ini, hanya kami yang pertama dan satu-satunya pembudidaya buah naga yang ada di Makassar dengan skala besar. Kebun kami terletak di jalan poros Malino, Borongkaluku Kab. Gowa Sulawesi Selatan. Kami menyediakan buah naga daging putih dan daging merah.
Untuk pemesanan buah naga dan bibitnya, silahkan menghubungi 0411 – 5358787
Maret 16, 2009 at 8:12 am
pencegah pendarahan dan obat keluhan keputihan????bapak saya ingin bertanhya…
apakah misalnya saja pendarahan itu sudah parah apakah jg bisa tetap disembuhkan dngan hanya memakan buah naga saja??
makasih.
September 30, 2012 at 3:27 pm
Jika pendarahan itu sudah parah tentunya tidak hanya dengan mengkonsumsi buah naga saja. silahkan Anda hubungi saya via e-mail: deni_firdaus007@yahoo.com untuk penanganan herbal murah dan insya Allah dapat membantu penyembuhan keluhan Anda.
Maret 25, 2009 at 1:05 pm
saya pernah coba yang warna putih,tp sy lbh suka yang warna merah.ada gk mnfaat yg lain?
April 25, 2009 at 9:22 pm
bagaimana teknik penyanggahan batang yang baik untuk pertumbuhannya
Mei 14, 2009 at 1:36 pm
Asyik juga tuh…….
Mei 24, 2009 at 6:40 pm
buh naga emang mk yos………………….. by :lukik d spensabo
Juni 1, 2009 at 11:53 am
buah naga memang enek …………. tapi boleh ga di konsumsi oleh anak 1 tahun 1/2 .? masalahnya anak saya suka sekali.
Juni 18, 2009 at 10:30 pm
Menurut saya..buah naga enak rasane..? Pak saya mau tau cr pemupukan buah naga..0k..
September 14, 2009 at 10:51 am
nggak enak
wuek
walaupun menyehatkan
Oktober 8, 2009 at 6:23 pm
pak, saya mau tanya apakah buah naga bisa jadi obat buat osteoartitis nda?? makasihhhh sebelumnya tolong dibalas. urgent
Oktober 9, 2009 at 12:27 am
buat yg g suka buah naga, bs dicoba dipotong tipis2 trus dikasi es batu serut dicampur dgn susu indomilk cair… Rasanya pas dan menyehatkan, dalam jangka 1 minggu bret bdn sy bs turun 1 kg….
Oktober 19, 2009 at 9:24 pm
manfaat kulitnya ada gak?
November 20, 2009 at 1:38 pm
Saya Imron Di surabaya,
jual bibit buah naga jenis super red,
dengan harga : 15.000/pohon panjang 50 cm
dan 12.500/pohon panjang 30 cm. melayani pengiriman ke seluruh indonesia, stak bibit saat ini ada 20 ribu. hubungi: 031-91126498
Februari 23, 2011 at 11:15 pm
MAS KALOU BPLEH TAU DMN TEMPAT PEMBIBITANYA???
KALAOU BOLEH BISA LIHAT
TERIM KASIH
April 5, 2011 at 8:24 pm
di mana aja boleh
Desember 6, 2009 at 4:27 pm
kunjungi Taman Buah Kabupaten Gowa
alamat : jalan beringin kel tombolo kec somba opu kab. gowa
kediaman H. Hasbullah Djabar (Mantan Bupati Gowa)
Februari 22, 2011 at 6:27 pm
klo di maksar beli bibitnya dimana yah???
terima kasih
Agustus 8, 2012 at 7:42 am
dikebun bapak apa ada yang berbuah alpukat….????
Januari 1, 2010 at 1:24 pm
bagaimana cara mengolah kalau menjadi kosmetik alami?????
Januari 14, 2010 at 6:46 am
Tetarik juga membaca informasi ini. Meskipun sudah sering mendengar tentang buah naga tetapi kurang memeperhatikan, tapi info ini merangsang ingin mengenal lebih jauh. Apakah didaerah Medan dan sekitarnya sudah ada yang membudidayakannya?
Februari 16, 2010 at 10:41 am
Enak dan gurih rasanya bisa langsung dirasakan di tubuh.
Maret 23, 2010 at 1:50 pm
sy baru baru coba buah naga.. dan mmg rasanya enak juga, apalagi kalau di makan setelah di taruh dalam kulkas…
Mei 5, 2010 at 6:46 pm
tolong tanya pembibitan buah naga disekitar jawa tengah, dimana ya…
Mei 23, 2010 at 10:17 pm
apakah harga yang diatas sudah sampai ditempat
Juni 15, 2010 at 1:18 pm
mau nanya dunk..
buah naga dapat menurunkan demam tdk ych???
txs
September 15, 2010 at 6:42 pm
kenyataan baru sehari makan 1 buah naga kadar gula darah saya turun 40 poin ( dari 161 jd 120 ). tapi belum mencapai titik normal dibawah 104
November 18, 2010 at 4:21 pm
[...] Manfaat Buah Naga ( Dragon Fruit ) sebagai obat mujarab menurunkan kolesterol, penyeimbang kadar gul… [...]
November 28, 2010 at 3:33 pm
mau nanya,apakah buah naga bisa mencegah kangker.tolng penjelasanya dan gmn cara mengolahnya.trima kash
Desember 14, 2010 at 10:05 am
tolong dijelaskan mANFAAT BUAH NAGA SECARE TERPERINCI MISALNYA BUAH DAPAT MENGOBATI KANKER DAN BERIKAN ALASANNYA
Januari 12, 2011 at 10:08 pm
buah naga enak…………….
ibu saya paling suka buah naga yang putih segaar katanya…………karena manieshe dilidah
Januari 20, 2011 at 7:40 pm
berapa tahannya buah naga setelah dipetik dan mana yang lebih tahan naga putih atau merah trimk.
Februari 6, 2011 at 3:22 pm
cara menanam buah naga merah, dan tanah yang bagaimana sesuai untuk ini, berapa harga bibitnya
balas,
Maret 11, 2011 at 6:11 pm
dimana mendapatkan info statistic permintaan buah naga di indonesia atau luar negeri?
thx
Maret 19, 2011 at 9:23 pm
buah naga.! enyak enyak enyak….
Mei 4, 2011 at 1:46 pm
mau tanya, nie khan kakek saya uduh lama punya darah tinggi, nah kata temen saya buah naga bisa dimanfaaatin buat org yg darah tinggi.
Nah pertanyannya,,
buat usia diatas 70 tahun masih aman gak makan buah naga ini buat nurunin kadar darahnya, takutnya malah anjlok dan berakibat buruk
Makasih.
Mei 25, 2011 at 4:02 pm
apa benar batang pada buah naga juga dapat di konsumsi.. kira-kira apa ya isi kandungan pada batang buah naga tersebut..? terimakasih sebelumnya..
Juli 7, 2011 at 5:37 pm
besok murah loe di Giant…
Juli 24, 2011 at 8:53 pm
pak, mohon infiormasinya mengenai dimana sdh membibitkan di kota medan dan berapa harga bibitnya dan bagaimana cara pembibitan dan penanamannya mhn informasikan ke email saya trims.
Juli 25, 2011 at 8:56 am
Buah naga itu ga sih di konsumsi setiap hari??
September 11, 2011 at 5:16 pm
Hohohhehehhi
September 15, 2011 at 3:35 pm
oh begitu…terima kasih infonya……:-D
pengen punya pohon buah naga, hehe
September 29, 2011 at 11:18 am
BUAH NAGA EMANG ENAK,,,,TAPI KIRA2 ADA EFEK NEGATIF G YA??
Desember 21, 2011 at 6:18 pm
kami menyediakan minuman fermentasi buah naga ( FR1, FR2, FR3 ), sirup buah naga, dan bibit buah naga.
hubungi 08122610296
siap kirim seluruh indonesia.
Maret 3, 2012 at 12:32 am
tks atas pencerahannya. salam kenal hatmoko.com
Maret 3, 2012 at 12:33 am
luar biasa manfaat dari buah naga
Maret 5, 2012 at 12:26 pm
buah naga memang enak banget rasanya..
cuma harganya sedikit lumayan mahal….
Maret 17, 2012 at 10:55 am
buah naga ini harganya cukup mahal dan tidak terjangkau oleh orang2 yg tidak mampu,,,,saya harap harganya ekonomis bisa di nikmati oleh sapa aja.
Juni 17, 2012 at 3:25 pm
saya sangat suka sekali buah naga, apalagi ketika saya panas dalam
Juni 17, 2012 at 3:27 pm
aduh baru tau saya kalau manfaat dari buah naga, harus saya coba
Juni 17, 2012 at 3:28 pm
sayangnya didaerah saya sulit sekali menemukan buah naga
Oktober 1, 2012 at 8:23 pm
kami mencari pasar buah naga
Oktober 23, 2012 at 7:58 pm
benar gk cie buah naga nie bisa menghilangkan kanker otak
Oktober 23, 2012 at 8:00 pm
benar gk cie buah naga bisa mnghlngkn kanker otak yg udh prh